Laman

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 30 Maret 2012

fenomena yang terjadi jika mencontek

Fenomena adalah rangkaian peristiwa serta bentuk keadaan yang dapat diamati dan dinilai lewat kaca mata ilmiah atau lewat disiplin ilmu tertentu. Fenomena terjadi di semua tempat yang bisa diamati oleh manusia. Diantara fenomena itu ada fenomena yang sering terjadi ketika seseorang melakukan sebuah perbuatan tertentu yaitu ketika menyontek dan ternyata ada 29 hal yang bisa terjadi jika anda berbuat curang dalam ujian.
1. Anda tidak bisa mengukur seberapa jauh kemampuan anda. 2. Anda tidak tahu sejauh mana anda bersiap-siap ketika ujian.
3. Anda tidak bisa merasakan betapa nikmatnya berlaku jujur.
4. Anda tidak akan tahu seberapa hebat anda menaklukkan soal-soal.
5. Anda tidak akan bisa merasa puas secara menyeluruh maksudnya ketika anda mendapat nilai bagus dan ternyata di dapat dengan menyontek maka rasa kepuasan anda jauh berbeda di banding anda mendapat nilai bagus tetapi dengan hasil usaha sendiri. Cobalah anda renungkan point ini !!!
6. Anda akan tahu ternyata teman anda bersedia untuk di ajak kerjasama dalam hal yang tidak baik.
7. Anda tidak akan tahu seberapa hebat dosen anda dalam membuat soal. Karena sebagian dosen membuat soal yang mudah sehingga terkadang tanpa belajar yang seriuspun seorang mahasiswa bisa mendapat nilai baik dan terkadang juga sebaliknya, dosen membuat soal sangat sulit sehingga para mahasiswapun harus benar-benar serius belajar untuk mendapat nilai yang baik.
8. Anda tidak akan paham dengan berbagai macam materi yang telah disampaikan dosen.
9. Jika anda menyontek dan mendapat nilai bagus dan anda bahagia maka kebahagiaan anda di bangun di atas cara yang tidak baik dan tentunya ini suatu hal yang buruk. Sebaliknya, jika anda tidak menyontek kemudian anda mendapat nilai bagus dan anda bahagia maka kebahagiaan anda di bangun di atas cara yang baik dan ini mulia.
10. Anda tidak akan tahu betapa beratnya untuk berlaku sabar dalam ujian yaitu berusaha untuk tidak menyontek.
11. Terkadang anda di buat bingung ketika menyontek jawaban teman anda. Teman anda yang ini menjawab ‘B’ sedangkan teman anda yang itu menjawab ‘A’. Jika anda tidak menyontek maka anda bisa jadi tidak di buat bingung asalkan anda benar-benar belajar karena jika anda tidak belajar dan tiba-tiba anda bingung ketika di hadapkan soal maka yang ini janganlah sampai terjadi.
12. Anda akan terdidik untuk melakukannya kembali dalam ujian di lain waktu artinya anda ketagihan untuk menyontek kembali.
13. Anda akan merasakan bahwa perilaku buruk anda mulai bertambah dan ini tidak baik bagi anda karena sebaik-baik muslim adalah yang meninggalkan perbuatan buruknya.
14. Anda akan memiliki otak yang di manjakan atau kurang di gunakan sebagaimana mestinya sehingga saya mengkhawatirkan, dengan menyontek akan melemahkan kemampuan intelektualitas atau kepandaian anda sehingga perlahan-lahan anda akan menjadi kurang berilmu.
15. Terkadang dengan menyontek anda malah mendapat nilai buruk karena kebetulan teman anda yang biasa menjadi tempat contekan tidak belajar.
16. Keilmuan anda akan di ragukan oleh teman anda yang berlaku jujur ketika ujian apalagi jika dia tahu kalau anda mendapatkan nilai bagus dengan menyontek.
17. Tidak ada manfaatnya anda bangun pagi kemudian kuliah pulang sore kalau sampai meja ujian anda menyontek.
18. Jika anda menyontek maka anda akan kehilangan wibawa dan harga diri di hadapan teman anda. Karena dia melihat kelemahan yang ada dalam diri anda.
19. Dengan menyontek dalam diri anda akan banyak muncul sifat ketergantungan yang buruk kepada orang lain.
20. Jika anda menyontek maka akan muncul rasa kurang percaya dalam diri anda. Bagaimana mungkin anda bisa mempercayai teman anda sedangkan kepada diri anda saja anda kurang percaya? Ini sungguh tidak masuk akal.
21. Jika anda menyontek dan mendapat nilai buruk maka ada kemungkinan anda akan menyalahkan teman anda yang jadi contekan sekalipun anda hanya menyalahkannya dalam hati.
22. Sering muncul kejadian bahwa teman yang menjadi contekan ‘bete’ dengan teman yang suka menyontek hingga besar harapan dia ingin berpisah tempat duduk dengannya.
23. Jika anda menyontek maka anda bisa mengganggu teman anda yang lain karena perbuatan menyontek itu menimbulkan 2 bentuk
    1. Gangguan dalam suara. Contohnya, Low Level Sound of Contek (LLSC) atau suara bisik-bisik ketika menyontek.
    2. Gangguan dalam bentuk perbuatan. Contohnya, saling melempar kertas, saling bertukar jawaban melalui transaksi kecil, bangkit dari tempat duduk dan tengok jawaban teman, menunjukkan lembar jawaban, dll.
24. Terkadang menyontek dalam ujian malah merepotkan karena anda harus tengok sana-tengok sini untuk mendapatkan jawaban dan belum lagi kalau anda ketahuan menyontek oleh pengawas.
25. Jika anda menyontek maka anda secara langsung membantu dalam membudayakan kebiasaan yang buruk ketika ujian
26. Jika anda menyontek maka anda telah menyia-nyiakan amanah orang tua anda karena banyak orang tua yang memberi nasehat kepada anaknya ketika mau berangkat untuk menuntut ilmu agar berbuat yang baik-baik dan apakah menyontek termasuk perbuatan baik??
27. Jika anda selesai menyontek maka ada 2 kemungkinan yang bisa muncul:
    1. Anda akan ketagihan kemudian akan mengulanginya di kesempatan ujian mendatang dan ini bukanlah yang kami harapkan. Kemudian…
    2. Anda akan sadar dari perbuatan tsb dan bergegas untuk bertaubat darinya karena anda paham bahwa pebuatan tsb adalah salah dan inilah yang kami harapkan.

Kamis, 15 Maret 2012

Uniknya Bangsa Indonesia

Di tengah karut-marutnya bangsa ini dengan kasus korupsi dan persoalan hukum lainnya, masyarakat Indonesia harusnya tetap bangga dengan negaranya ini. Mengapa? Karena terdapat banyak keunikan dari bangsa ini yang tak dimiliki oleh bangsa lainnya di dunia.
Secara geografis, wilayah Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dikelilingi dua samudera (Indonesia dan Pasifik), serta terletak di perlintasan jalur khatulistiwa. Walau bukan menjadi sumbu atau poros bumi, namun negeri ini selalu menjadi daya tarik bagi negara lain untuk datang ke nusantara.
Rumah adat suku Toraja di Sulawesi.
Sebut saja di era penjajahan, Portugis dan Belanda seakan enggan meninggalkan Tanah Air yang mereka kuasai di bumi pertiwi ini. Sebab, berbagai kekayaan alam, melimpah ruah. Rempah-rempah mereka sedot untuk kemudian dibawa ke negeri mereka. Sekarang, walau sudah ratusan tahun berlalu, kekayaan alam Indonesia tetap melimpah. Sumber daya alam, terutama migas, walau terus-menerus dieskploitasi, faktanya tetap menarik untuk mereka keruk. Lihatlah minyak, banyak diambil oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk dijual di pasar internasional.
Pasir yang berada di dasar laut pun turut diambil negeri tetangga. Ikan apalagi, turut dijarah. Hutan tak ketinggalan, jutaan kayu ditebang untuk kemudian diangkut ke negara lain. Ini membuktikan bahwa bangsa ini selalu menjadi daya tarik.
Dari segi demografi, penduduk Indonesia merupakan salah satu terbesar di dunia. Jumlah penduduknya menempati peringkat empat di dunia. Hingga 2011, penduduk Indonesia tercatat mencapai 240 juta jiwa. Peringkat pertama ditempati Cina, kemudian disusul India, dan berikutnya adalah Amerika Serikat.
Dengan total populasi yang besar itu, bangsa ini juga menjadi negara pertama dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Jumlahnya mencapai 85 persen atau sekitar 200 juta jiwa. Jauh meninggalkan Arab Saudi yang menjadi pusat penyebaran Islam pertama.
Dan yang paling mengagumkan, tentu saja, soal pulau. Bumi pertiwi yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas hingga Pulau Rote, dipenuhi sedikitnya terdapat 17 ribu pulau. Ingat, 17 ribu pulau ada di Indonesia, tepatnya 17.508 pulau. Wow…. Mulai yang besar seperti pulau Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Jawa, dan Maluku, hingga pulau terkecil seperti Miangas di dekat kepulauan Sangihe dan Talaud, serta Pulau Rote di Nusa Tenggara.
Bayangkan, pulaunya saja sudah sedemikian banyak, berapa jumlah bahasa dan suku bangsanya? Memang, jumlah bahasa dan suku tak sebanyak jumlah pulaunya. Untuk bahasa, totalnya mencapai 748 bahasa. Mulai dari bahasa Jawa, Melayu, Batak, Bugis, Banjar, Dayak, Kutai, Madura, Betawi, Sunda, Lombok, dan lain sebagainya.
Dengan jumlah 748 bahasa itu, berapakah jumlah penuturnya? Berdasarkan laman Wikipedia, jumlah penutur bahasa Indonesia berjumlah 140-220 juta jiwa. Tapi, untuk penutur asli atau yang masih menggunakan bahasa aslinya, hanya tersisa 17-30 juta jiwa. Maksudnya, ada warga bangsa ini yang masih sangat kental menggunakan bahasa aslinya, yakni sangat fasih berbicara bahasa aslinya. Tidak kagok, kaku, atau terbata-bata saat berbicara bahasa aslinya.
Pakaian adat dari suku Batak di Sumatra.
Lalu, berapa jumlah sukunya? Ini yang fantastis, walau tidak terlalu banyak, tapi jumlah suku bangsa di negeri ini menjadi yang terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari Sensus Penduduk terakhir yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, diketahui jumlah suku di Indonesia yang berhasil terdata sebanyak 1.128 suku bangsa. Namun jumlah tersebut bisa saja berkurang seiring dengan makin minimnya warga asal suku tersebut yang berbicara bahasa aslinya. Tapi, bisa pula bertambah, karena luasnya wilayah Indonesia belum sempat terjamah oleh kemajuan sehingga tak terjangkau.
Karena itu, bila dalam hal korupsi kita bisa berkata; Malu aku jadi orang Indonesia. Tapi untuk jumlah penganut agama, jumlah suku bangsa, serta jumlah bahasa dan pulau, kita bisa berkata; “Saya bangga menjadi bagian dari bangsa yang kaya raya ini.” So… tetap bangga dan semangat, serta pelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Maju terus Indonesia. Salam. (syafik).

Rabu, 14 Maret 2012

Perbedaan Suka, Sayang, dan Cinta


http://loveloveloves.com/wp-content/uploads/2011/11/Love-Spells1.jpg 
 Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau 
MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau 
MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu. 

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau 
MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau 
MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya... 

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis." SAYANGadalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya. CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama." 

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.." 

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau 
SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau 
CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan." 

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau 
SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau 
CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus... 

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu. 

SUKA adalah hal yang menuntut. SAYANG adalah hal memberi dan menerima. CINTAadalah hal yang memberi dengan rela.