Laman

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 04 Mei 2014

Takabur ( etika yang buruk bagi diri)

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
pada kesempatan ini, saya akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai sesuatu perbuatan yang dapat merusak etika seseorang  dan akan dipandang buruk oleh kebanyakan masyarakat. Perbuatan tersebut adalah perbuatan Takabur.
Tahukah anda bahwa sifat Takabur ini merupakan salah satu sifat iblis yang laknat itu? Takabur adalah sombong, congkak, merasa besar dan menampak-nampak kebesarannya. itu dari segi bahasanya, kalau dari segi istilah, takbur adalah merasa diri lebih baik dari orang lain, baik dalam hal ilmu, kedudukan, keturunan, bentuk fisik dan lain-lain sehingga menolak kebenaran dan menganggap rendah , hina orang lain.
kebanyakan orang yang sudah diberi suatu kedudukan yang tinggi, kehidupan yang mapan, sangat rentan dengan sifat takabur ini.mereka sangat sulit sekali jika takabur ini merasuki jiwanya, maka setiap kebenaran yang datang padanya pasti akan ditolaknya. nabi kita muhammad saw. bersabda "sesungguhnya kibir, takabur itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain"(hr. Muslim)
banyak hal yang dapat membuat seseorang tersebut bersifat takabur, diantaranya :

1. Ilmu Pengetahuan
       Dengan Ilmu yang tinggi orang bisa saja terjerumus ke jurang neraka karena adanya sifat takabur. merasa lebih tinggi dan terhormat sehingga orang lain direndahkan, dianggap bodoh, berotak udang, akhirnya dia suka meremehkan dan suka melecehkan orang lain dimuka umum. liat saja di tv-tv banyak orang yang berilmu tapi congkak. astagaaa,,,,

2. Amal Ibadah
      orang yang banyak ibadah dan amal shalih juga tidak lepas dari sifat takabur. kecuali orang yang selalu dilindungi allah swt. ia merasa dirinya mudah saja masuk surga, dan tidak akan mendapat azab dari neraka. bahkan ada yang menganggap bahwa dia adalah wali allah.

3. Nasab Keturunan
    jika engkau berada di keturunan raja, ningrat, kyai, orang kaya, pejabat publik , terkadang dapat menganggap hina orang lain yang tak sederajat dengan nya hingga tidak mau untuk duduk , bergaul bersama orang yang tidak sederajat dengannya. coba kita lihat, bagaiman sinetron yang ada di tv yang mengajak kita hal demikian.

4. Kecantikan atau ketampanan
    sering kita lihat orang yang sombong , congkak karena kecantikan atau ketampanan yang ada pada dirinya hingga ia mengejek orang lain. nabi kita kan pernah bersabda bahwa "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk badan dan rupamu, tetapi Allah melihat hatimu ( keikhlasan hati dalam amalmu). (HR. Muslim)

jangan sampai kita memilik sifat takabur karena keempat hal yang telah diurai tersebut. kita ini adalah orang yang hina dihadapan allah, bila kita berjalan di muka bumi ini dengan kesombongan. orang lain gak akan bisa respect dengan kita jika kita memiliki sifat sombong dan pastinya etika kita buruk . pastilah pikiran orang terhadap kita selalu buruk. semoga kita terlindungi dari sifat takabur ini.. aamiinn

Korupsi di Indonesia, Bisakah Hilang?



Assalamualaikum warahmatullah  wabarakatuh
Pada kesempatan ini kita akan membahas masalah korupsi yang ada di Indonesia. Memang benar korupsi Indonesia ini semakin lama semakin banyak saja, dan orang yang korupsi pun tanpa rasa malu lagi memperlihatkan wajah yang pda saat ditangkap tersenyum dan melambai – lambaikan tangan kearah wartawan. Apakah Korupsi Di Indonesia ini bisa Hilang? 

Korupsi di Indonesia telah menyangkut kemana-mana dimulai dari kalangan bawah, hingga kalangan atas menyuburkan korupsi ini . melihat artikel dari majalah Al-Muslimun “Kondisi abad ini kesempurnaan al-Islam tidak dipraktikkan lagi dalam pengelolaan Negara, sekalipun masyarakat mayoritas penduduknya muslim. Sehingga berbagai bentuk pelanggaran dan dosa sudah menjadi kebiasaan serta umat manusia sudak tidak merasa nyaman lagi bergerak dalam kehidupannya. Maka sudah dapat dipastikan perilaku ‘binatang’akan menjadi tuntunan manusia dalam melakukan tindakan dan kepuasan hawa nafsu setan. Praktik ini dapat kita lihat di berita-berita yang ada di televisi oleh penyelenggara Negara.”

Oleh karena sudah tidak takut lagi orang yang berbuat korupsi tersebut akan dosa, maka mereka santai – santai saja dengan tindakan yang dilakukannya . kemana lagi kah etika orang yang melakukan korupsi tersebut? Susah memang melihat orang yang korupsi, apakah dia itu binatang ataukah setan. Karena seperti yang kita ketahui apabila binatang yang sudah kenyang, maka dia tidak akan lagi mengambil makanan yang bisa dia ambil, eh kebalik dengan orang yang berbuat korupsi. Tidak akan merasa kenyang mereka dalam mengikuti hawa nafsunya. Dan selalu akan melakukan tindakan korupsi untuk kepentingan sendiri maupun kelompoknya.

Dalam melakukan tindak pencegahan korupsi, memang masyarakat di Indonesia ini masih ada rasa ‘masa bodoh’ lah dengan orang yang melakukan korupsi, toh gua gak akan kena dampak secara nyata. Perbuatan semacam inilah yang sebenarnya dapat menumbuh suburkan praktek korupsi yang ada dilingkungan kita, dan perbuatan ini menunjukkan mati hati dalam kepekaan social kemasyarakatan. Padahal Allah Subhana wataála menyebutkan bahwa kepekaan social merupakan indicator ketakwaan kepada-Nya.

Praktik korupsi yang ada di Indonesia kan banyak macamnya, dimulai dari yang Nampak da nada juga yang tidak Nampak. Kalau di Indonesia ini, praktek korupsinya kebanyakan penyuapan antara lembaga-lembaga atau orang-orang yang dapat memuluskan proyek ataupun kebutuhan seseorang agar dapat dipenuhi, kenyataan yang ini sangat sulit untuk diberantas.  Mungkin orang yang melakukan hal tersebut tidak pernah mendengar hadist dari rosul yang artinya “Dari ‘Abdullah bin Amr bin Ash, ia berkata: rasulullah saw. Telah melaknat penyuap dan penerima suap”.(HR.Abu Dawud dan Tirmidzi).

Lenyap tidaknya korupsi dimasyarakat tergantung kepada system yang diberlakukan dan moralitas aparatur pengelola Negara bersangkutan. Jikalau memang system nya dipakai dengan baik, aparatur Negara mempunyai akhlak yang baik dan takut akan berbuat dosa, insyaallah Indonesia akan terhindar dari bencana korupsi yang ada sekarang ini. Dan juga penegak hokum harusnya menindak tegas pelaku tindak pidana korupsi dan sekali lagi, harus takut dengan azabnya Allah semata.

inilah publik figur di Indonesia


Kita mengetahui bahwa setiap orang yang terkenal pastilah harus dapat memberikan contoh yang baik kepada penggemar, masyarakat yang melihat dia tampil di televisi. Namun akhir-akhir ini berita di televisi membuat hal-hal yang tidak patut dicontoh oleh masyarakat kebanyakan. Betapa tidak patutnya seorang public figure mengumbar kemesraan dengan istri orang lain, padahal dia masih mempunyai seseorang istri dan mereka pun belum bercerai. Mereka menampakkan kemesraan tersebut tanpa ada rasa malu. 

Dan juga berkata akan menikahi wanita tersebut. Dimanakah moral orang itu? Dimanakah etiket seseorang public figure itu? Apakah dia tidak mengetahui moral yang rusak jika dia melakukan itu? Sebagai public figure hendaknya memberikan contoh, memberikan suri teladan yang baik hingga semua orang mengikuti perbuatan baik darinya. Kasihan dengan pemuda sekarang yang mendapatkan berita-berita yang tidak baik untuk dilihat dari kalangan orang terkenal dan tidak patut dicontoh. Apabila kita ingin beretika yang baik, dinilai orang baik, maka seharusnya public figure yang banyak dicontoh oleh orang menunjukkan kemasyarakat agar bisa dicontoh.