Laman

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 04 Mei 2014

inilah publik figur di Indonesia


Kita mengetahui bahwa setiap orang yang terkenal pastilah harus dapat memberikan contoh yang baik kepada penggemar, masyarakat yang melihat dia tampil di televisi. Namun akhir-akhir ini berita di televisi membuat hal-hal yang tidak patut dicontoh oleh masyarakat kebanyakan. Betapa tidak patutnya seorang public figure mengumbar kemesraan dengan istri orang lain, padahal dia masih mempunyai seseorang istri dan mereka pun belum bercerai. Mereka menampakkan kemesraan tersebut tanpa ada rasa malu. 

Dan juga berkata akan menikahi wanita tersebut. Dimanakah moral orang itu? Dimanakah etiket seseorang public figure itu? Apakah dia tidak mengetahui moral yang rusak jika dia melakukan itu? Sebagai public figure hendaknya memberikan contoh, memberikan suri teladan yang baik hingga semua orang mengikuti perbuatan baik darinya. Kasihan dengan pemuda sekarang yang mendapatkan berita-berita yang tidak baik untuk dilihat dari kalangan orang terkenal dan tidak patut dicontoh. Apabila kita ingin beretika yang baik, dinilai orang baik, maka seharusnya public figure yang banyak dicontoh oleh orang menunjukkan kemasyarakat agar bisa dicontoh.

Jumat, 02 Mei 2014

Pakaian Zaman Sekarang

Assalamualaikum Warahmatullah wabarakatuh.
   Dulu kita jarang sekali melihat wanita berpakaian yang 'kurang bahan' di muka umum seperti di mall, tempat- tempat restoran, tempat hiburan umum , dll. Namun sekarang, di zaman era modern , dimana dunia luar, seperti dunia barat mudah saja masuk ke negeri kita indonesia dengan mudahnya kita melihat wanita- wanita menampakkan pakaian yang mengundang syahwat tanpa rasa malu.
  Bukannya mendiskriditkan orang yang berpenampilan seksi seperti itu, yang memakai pakaian serba minim tersebut, tetapi alangkah baiknya kita sebagai warga negara yang tinggal di Indonesia kembali lagi dengan adat- istiadat kita yang menjunjung nilai kesopanan, baik didalam penampilan maupun perbuatan.
  Mungkin orang yang memakai baju serba minim serba terbuka tersebut berpikir  bahwa Dia tidak mengganggu orang kok, tidak menghina orang dan menurut nya penampilan dia wajar - wajar saja dan mungkin dia beranggapan bahwa dia mempunyai etika yang baik dalam pergaulannya jika saya memakai pakaian itu.
   Terserah saja , apa yang ingin Mereka katakan dengan berpakaian seksi tersebut, tetapi apakah dia tidak berpikir bahwa, jika dia memakai baju seksi yang mengundang syahwat dan berjalan di tempat yang umum, semua umur bisa melihatnya,bagaimanakah perasaan orang yang melihatnya? Apakah mereka setuju dengan anda dengan memakai pakaian seperti itu? jika dia memakai baju seperti itu, yang tidak layak , mereka yang memakai pakaian serba terbuka tersebut tidak menyadari kalau mereka sedikit-demi sedikit merusak moral untuk anak laki - laki yang beranjak remaja, atau beranjak dewasa. Karena apabila mereka melihat wanita berpakaian seksi, pastilah pikirannya itu sudah tidak benar, dan akan berdampak tidak baik bagi perkembangan moralnya, liat lah bagaimana anak-anak yang masih remaja sudah bisa berhubungan intim sebelum waktunya.
      jadi, bagi orang yang senang dengan menggunakan pakaian yang serba minim, alangkah baiknya berpakaian yang sopan, yang menutupi aurat agar tidak mengundang perilaku yang tidak terpuji bagi generasi yang akan datang !



Senin, 28 April 2014

Republik Twitter




                Sudahkah anda menonton film yang berjudul “republic twitter”? apakah reaksi yang anda dapatkan setelah menonton film tersebut? Saya bisa menebak bagaimana reaksi anda dan anda akan menyadari bahwa memang benar keadaan di Indonesia zaman sekarang ya seperti yang di film tersebut.
                Film karya anak bangsa tersebut mengisyaratkan bahwa inilah keadaan masyarakat Indonesia sekarang. Semuanya terpaku pada teknologi yang ada pada saat ini. Film tersebut secara tidak langsung memperlihatkan bagaimana pergaulan anak zaman sekarang, tidak hanya itu, banyak yang harus kita pikirkan lagi tentang penggunaan teknologi pada zaman sekarang. Kehidupan social pada zaman modern ini tidak bisa di samakan dengan kehidupan pada masa lalu. Zaman sekarang, yang jauh menjadi dekat, dan yang dekat menjadi jauh. Sangatlah ironis keadaan masa sekarang dari segi social. Kita dapat melihat dari film republic twitter itu, seluruh anak-anak sma hanya sibuk dengan kepentingan dirinya sendiri. Mereka menghiraukan keadaan sekitar mereka, tidak peduli apa yang terjadi pada orang disekitar mereka, mereka hanyalah berpikir bagaimana menjadi seseorang yang eksis di dunia maya. Kita melihat, dari sinilah etika anak zaman sekarang sangat mengenaskan . kita mengetahui bahwa etika itu dapat menunjukkan keadaan seseorang baik buruknya bisa ditentukan dengan moral seseorang anak. Kalian pasti mengerti, bagaimana etika seseorang yang ingin mementingkan urusan nya pribadi. Ketika teman dekat rumah ingin bermain, namun apalah arti sebuah teman dekat kalau sudah di rumah sudah terpaku dengan hape yang penuh dengan pulsa maupun paket, anak tersebut pastilah tidak mau atau malas bermain dengannya. Itulah kejadian pada saat ini dan bisa di petik pelajaran dari film itu. Dan juga kita bisa lihat bagaimana kondisi seseorang anak sma yang tidak bisa menggunakan media social seperti twitter , facebook, Friendster , dll . pasti hidupnya tidak akan baik, dan bertingkah kurang ajar dengan siapa saja yang berada di dekatnya. Mereka akan berpikiran eksis saja di dunia maya tanpa memikirkan apa yang terjadi sesungguhnya di dunia nyata.
                Kita harus berhati-hati dan menjaga batasan dalam penggunaan media social karena takutnya kita akan terpengaruh dengan apa yang ada di sana ( media social) dan kita bisa menentang peraturan yang sudah ada di lingkungan kita juga akhirnya membentuk suatu nilai yang buruk bagi diri kita. Tapi kita harus selalu berpikir positif dengan keadaan sekarang. Masih banyak kok anak – anak yang tidak terlalu sering menggunakan teknologi, dan mereka masih bisa berkumpul kumpul, bermain lari-larian dan semacamnya. Allah maha adil dengan keadaan anak –anak Indonesia Zaman sekarang. Jadi selektif lah dalam menggunakan teknologi